Pinder | What's on My Desk
Taufan Nugraha, Belum sarjana

1 Reviews, 0 Pengikut

Reviewer

What's on My Desk

Ditulis oleh Taufan Nugraha pada 2017-05-07 14:07:42 | 65 Kali dilihat

Halo,

Di review pertama ini saya ingin mengulas tentang barang barang apa aja sih yang ada di meja kerja saya. Penasaran? atau malah ga penasaran? haha. Ulasan kali ini bakal lebih nikmat kalo disimak sambil ngopi ngopi santai ditemani musik musik enjoy dan sendu sama kaya saya yang nulis ini sambil ngopi dan dengerin kings of convenience :)


1. MacBook Pro 15" Early 2011

Oke, barang pertama dan paling esensial di meja kerja saya adalah seonggok laptop tua nan powerful. Powerful? iya powerful. Kenapa powerful, karena pada bulan mei 2017 ini laptop saya genap berumur 6 tahun tapi masih bisa mengeluarkan performa maksimalnya.

Buat spesifikasi dari laptop kesayangan saya bisa liat gambar dibawah

Laptop saya terintegrasi dengan keyboard eksternal yang saya pasang demi kenyamanan berkerja dan sebuah Wacom bamboo CTL-460. Ada juga sedikit upgrade yang saya lakukan demi menjaga keseimbangan laptop saya dengan kemajuan zaman seperti penambahan RAM di satu slotnya dengan Corsair SO-DIMM DDR3 8GB PC12800 dan penggantian storage dengan Team L3 SSD 240GB. Hasilnya? Faster than ever!

Sejauh ini saya merasa sangat puas menggunakan si MacBook ini, kenapa? Karena performanya dari pertama si macbook ini keluar dari kardus shippingnya tidak berkurang. Ya memang sudah ada penambahan di berbagai sisi yang saya lakukan, tapi menurut saya untuk laptop itu penambahan wajar. Laptop ini sangat cukup untuk kebutuhan desain saya yang terkadang Adobe Illustrator dan Adobe Photoshop bisa running berbarengan. Adobe Premiere + Adobe After Effects? masih sanggup. Oh iya, laptop ini juga biasa saya pakai buat main Dota 2 :)

Sedikit downside dari laptop ini adalah ketika sedang melakukan kerja berat seperti diatas biasanya bagian atas keyboard yang terbuat dari alumunium itu akan panas dan kipas laptop akan berputar dalam kecepatan yang sangat tinggi hampir seimbang dengan kecepatan putar dari baling baling bambu doraemon. Efeknya, ya sedikit noisy, tapi tetap tidak akan mengganggu suara musik dari headphone atau speaker anda :)

Oh iya, ada sedikit cerita tentang after sales service yang saya ingin bagikan. Jadi konon katanya si Macbook keluaran early 2011 ini datang dengan kecacatan pada logicboard/motherboardnya. Jangan khawatir, untuk anda yang ingin membeli secondhand produk ini karena ada program free replacement untuk logicboardnya (kalau beli sekitar 11 juta rupiah). Macbook saya menunjukan masalah itu pada tahun ke limanya. Ketika masalah logicboard itu muncul saya datang ke zoom di mall Paris Van Java, Bandung dan program free replacement masih ada (kalau tidak salah programnya lifetime) dan macbook saya menginap sekitar sebulan sambil menunggu logicboard baru dan total biaya yang keluar untuk itu hanya 400 ribu rupiah untuk biaya pemasangannya.


2. HP DeskJet Ink Advantage 2135

Barang kedua yang akan saya ulas berupa sebuah mesin cetak mungil dan berwarna lucu dengan merk Hewlett-Packard. Mesin cetak ini datang kemeja saya dengan merangkap sebagai alat fotocopy dan pemindai gambar. Ya, All in One printer. All in One Printer ini saya boyong dari Carrefour dengan harga sekitar 600 ribuan pada akhir 2016. Cukup Ekonomis.

Untuk urusan cetak mencetak printer ini menyanggupi tugas utamanya dan berhasil mengeluarkan warna yang presisi dan ketajaman gambar yang oke. Dan dengan branding economical all in one printer, harga cartridge baru dari printer inid apat dibilang cukup murah yaitu sekitar 110-125 ribu rupiah per cartridgenya. Sedikit downside adalah karena ukuran cartridgenya kecil, kemampuan cetak dari printer ini terbilang sedikit.


3. Altec Lansing 2015

Barang terakhir yang akan saya ulas pada kesempatan ini adalah speaker active dengan merk Altec. Speaker ini saya boyong di pertengahan 2015 dari salah satu toko di sebuah electronic mall di Bandung dengan harga sekitar 700ribu rupiah. Untuk bunyi? jangan ditanya, speaker ini sanggup mengeluarkan bunyi musik, game, notifikasi, dari device apapun yang anda sambungkan. Pada saat ini terhubung dengan laptop dan mengeluarkan lantunan tembang dari kings of convenience berjudul cayman island.

Oke, kejernihan suara? jangan ditanya, Altec merupakan salah satu produsen speaker dengan kualitas yang apik. speaker ini datang dengan hanya dua knob. Knob pertama berfungsi sebagai knob pengatur volume dan knob kedua dengan bacaan tone di sebelahnya berfungsi untuk mengatur tone balance dari suara yang akan dikeluarkan. Kalau distel dengan tone yang tepat speaker ini mampu mengeluarkan bunyi yang tidak begitu kencang, namun nyaman untuk didengarkan, sama seperti nyamannya mendengarkan suara si dia :)


Cukup sekian ulasan meja saya pada kesempatan ini, walaupun terkadang ada sebungkus rokok marlboro merah, kopi hitam dan seekor kucing himalaya yang bercokol di meja kerja saya yang tidak sempat saya ulas.

Salam,

Taufan Nugraha

0 orang terbantu dengan review ini, apakah kamu juga ?