Pinder | Tips Menulis Review Yang Efektif

Tips Menulis Review Yang Efektif

ditulis oleh Emeraldo Faris 1 bulan yang lalu

Buat kamu yang ingin mulai membantu konsumen lain dengan cara mereview suatu produk, berikut tips untuk membantu kamu menulis review dengan efektif.

 

AYO MULAI SHARING!

 

1. Sampaikan Konteks: Siapa Kamu & Kenapa Kamu Menulis Review Produk Ini

Diluar sana banyak sekali review produk dari blogger yang Anonymous, dan Pinder bukan platform untuk itu. Disini, kita adalah komunitas, jadi anggaplah kamu sedang berbicara kepada seorang teman yang baru dikenal, dan tips pertama adalah menyampaikan siapa kamu dalam konteks produk tersebut.

 

Contoh: "Nama gue Aldo, gue udah ngevape sejak 7 bulan yang lalu dan gue mau cerita dikit pengalaman gue make Therion yang merupakan Mod kedua gue. Berawal dari rekomendasi temen..."

Tujuan: Pembaca akan segera tau konteks tentang "siapa kamu"; apakah kamu seorang expert di bidangnya? Atau kamu menuliskan review dari sudut pandang sesama konsumen? Yang kedua, "Kenapa kamu mereview"; apakah kamu dibayar untuk mereview? Atau mereview karena ingin sharing. Hal ini membuat reviewmu lebih bersifat personal dan dapat dipercaya.

 

2. Bahas Produknya: Tujuan Utama Pembaca Adalah Ingin Tau Tentang Produk

Bahas Produknya

Tujuan pembaca datang ke Pinder adalah untuk mencari produk terbaik. Pastikan kamu sebagai reviewer mengutamakan bobot review dibandingkan hal lain seperti cerita tentang diri kamu sendiri. Berikan informasi dan manfaat seputar produk sebanyak-banyaknya.

 

Contoh: "Therion ini punya kelebihan A,B,C dan D. Tapi sayang, buat gue yang mahasiswa, harganya agak mahal ya..."

Tujuan: Memberikan sebanyak-banyaknya informasi & manfaat supaya pembaca dapat menarik kesimpulan. Kesimpulan inilah yang kemudian dapat menjadi pertimbangan untuk membeli/ tidak jadi membeli produk yang kamu review.

 

3. Berikan Kritik dan Saran: Bijaksana dalam Pemilihan Kata

Banyak sekali produk yang sangat membantu kehidupan kita sehari-hari yang membuat kita tidak bisa lepas darinya, seperti smartphone yang handal, pensil alis buat kamu yang selalu pengen tampil badai, dan lain-lain. Namun banyak juga produk yang menyebalkan, tidak bisa diandalkan dan ga worth it untuk dibeli apalagi dipakai sehari-hari. Tapi kita sebagai konsumen juga harus bijak, jangan menggunakan kata-kata yang menyerang konsumen lain ataupun perwakilan brand.

 

DOs: "Gue kurang suka sama Therion karena agak susah masukin batrenya ke dalam wadah. Kalo aja masukinnya gampang, gue bisa bilang produk ini sempurna."

DONTs: "Diantara semua Mod yang gue punya, Mod ini yang paling malesin! Masa bikin wadah batre aja gabisa. Pada ga sekolah apa yang bikin ya." *Sori sori kelepasan.

Tujuan: Sama-sama sadar bahwa orang-orang dibelakang brand/ produk itu juga manusia biasa yang ga sempurna. Daripada jadi emosional, mending kita kritik dan berikan saran agar mereka bisa membuat produk yang lebih baik. Dengan cara ini, kita harap hubungan baik konsumen-produsen akan terbangun dan kita sama-sama jadi bagian penting majunya ekosistem industri di Indonesia.

 

4. Kreatif & Lengkap

Bagaimana menjadi reviewer yang 'menonjol' dari reviewer lain? Coba hal-hal baru dan pelajari responnya. Ketika kamu menulis dengan gaya cenderung 'kaku', ukur bagaimana responnya. Ketika kamu menggunakan foto produk sambil selfie, ukur bagaimana responnya. Dengan ini kamu bisa menemukan bagaimana style kamu yang paling disukai pembaca.

 

Contoh:

  • Memasang foto/ videomu sendiri
  • Menggunakan bahasa yang komunikatif
  • Melihat dari berbagai sudut pandang (sudut pandang ekonomis, fungsional, efek jangka panjang, dll)
  • Membahas kecocokan antara yang diiklankan & yang didapatkan
  • dll. *Be Creative! :p

Tujuan: Kreatif membuat video/tulisanmu yang panjang menjadi seru untuk dibaca. Lengkap membuat pembaca mengenal plus minus produknya. Bagaimana cara nulis yang kreatif?

 

5. Jujur!

Last but not least, jujur! Siapapun kamu, produk apapun yang kamu review, jujur adalah parameter review yang paling penting! Ketika review kamu bener-bener menarik dengan gambar dan video, tapi review kamu ga jujur, huft.. ini sama aja kaya kamu ngeboongin pembaca.

Kenapa semakin hari semakin banyak orang yang mencari review konsumen? Karena mereka sudah mulai aware dan cenderung lebih mempercayai kamu sebagai sesama konsumen daripada iklan. Jangan mentang-mentang kamu kerja di Nike trus kamu review jelek tentang Adidas ya! Larangan keras dilakukan di Pinder!

 

Ga perlu contoh ya. Jujur/ ga jujur, hanya kamu & Tuhan yang tau.

Tujuan: Review yang jujur membantu pembaca (yang juga calon pembeli) merasa sangat terbantu. Mereka jadi tidak perlu salah beli demi mengetahui produk itu worth it atau engga. #ReviewerJujurDisayangMertua

 

Tips Tambahan: Mulai Sekarang!

Menulis/ Membuat video review memang membutuhkan effort. Apa sih yang engga? Buat naik ke lantai 2 aja kita butuh effort. Tapi coba pikirkan, diluar sana banyak banget loh orang-orang yang bingung mau beli produk A atau B. Banyak loh produk yang mengecewakan, tapi masih terjual berkali-kali.

Ketika kita tau tapi kita diam, kita ngga ngebantu apa-apa untuk temen-temen konsumen di Indonesia. Ketika kita sadar bahwa 1 review produk bisa dilihat berkali-kali, dan akan membantu orang berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, effort kecil kita bisa jadi manfaat buat orang lain kan?

Makanya, saya mengajak temen-temen untuk mulai. Kamu bisa mulai dengan nulis tentang produk favorit kamu. Ceritain kenapa kamu suka produk itu, dan kenapa kamu ngerekomendasiin produk itu ke orang lain. Supaya calon pembeli produk itu bisa tau kira-kira apa yang akan dia dapet dari produk itu. Dan ketika pembaca merasa cocok dengan rekomendasi kamu, mereka akan berterima kasih kepada kamu karena kamu baru aja membantunya.

 

Kalo kamu udah mulai mereview di Pinder, terima kasih banyak.

Together, we can make this world a better place for consumers.

 

---

Kalo kamu, ada tips yang bisa kamu kasih ke temen-temen yang mau nulis review? Tulis di kolom komentar dibawah ini yaa!

Happy reviewing!